SBSN

Published on January 20, 2009 by wiku   ·   No Comments

SBSN (Surat Berharga Syariah Negara)

  • Berdasarkan tenornya SBSN dapat berjangka waktu jatuh tempo lebih dari 1 tahun (jangka panjang) atau jangka waktu jatuh tempo sampai dengan satu tahun.
  • Dapat bersifat tetap (fixed) atau mengambang (floating).
  • Dapat diterbitkan dalam Rupiah maupun valas.
  • Pokok yang membedakan antara SUN dengan SBSN adalah tujuan penerbitan dan teknik perikatan/perjanjian penerbitannya.
  • UU 24 Tahun 2002: SUN hanya untuk pembiayaan defisit APBN dan pengelolaan portofolio utang.
  • UU 19 Tahun 2008 tentang Surat Berharga Syariah Negara: SBSN dapat diterbitkan untuk membiayai pembangunan proyek, khususnya dalam rangka percepatan pembangunan infrastruktur, selain untuk membiayai APBN, baik pembiayaan umum maupun pembiayaan cash mismatch.
  • SBSN dapat dibedakan berdasarkan akadnya:

a. Ijarah

  • Diterbitkan berdasarkan perjanjian atau akad Ijarah di mana satu pihak atau melalui wakilnya menjual atau menyewakan hak manfaat atas aset kepada pihak lain
  • Harga dan periode sesuai kesepakatan.

b. Mudharabah

  • Diterbitkan berdasarkan perjanjian atau akad mudharabah di mana suatu pihak menyediakan modal (rab al-maal) dan pihak lain menyediakan tenaga dan keahlian (mudharib);
  • Keuntungan kerjasama tersebut dibagi berdasarkan perbandingan yang telah disetujui sebelumnya.
  • Kerugian yang timbul ditanggung sepenuhnya oleh pemodal.

c. Musyarakah

  • Diterbitkan berdasarkan perjanjian atau akad musyarakah di mana dua pihak atau lebih bekerjasama menggabungkan modal untuk membangun proyek baru, mengembangkan proyek yang telah ada, atau membiayai usaha.
  • Keuntungan maupun kerugian ditanggung bersama sesuai jumlah partisipasi modal masing-masing pihak.

d. Istisna’

  • Diterbitkan berdasarkan perjanjian atau akad istisna’ di mana para pihak menyepakati jual beli dalam rangka pembiayaan suatu barang.
  • Harga, waktu penyerahan, dan spesifikasi barang/proyek ditentukan terlebih dahulu.
  • Per semester I tahun 2008 belum ada SBSN yang diterbitkan.
  • Semester II tahun 2008 akan diterbitkan SBSN, menggunakan akad Ijarah, di dalam dan luar negeri.

(Sumber: Nota Keuangan, APBN 2009, hal. VI-49 dan 50)

Posting terkait

Tags: 

Readers Comments (0)

Comments are closed.

Weboy